Berita Olahraga

Pique Beri Dukungan ke Umtiti, dan Juga Klub Barcelona

Berita olahraga datang dari pemain bek klub Barcelona yaitu, Pique yang memberikan dukunngan kepada rekan setimnya Umtiti yang terkesan tidak diinginkan Barcelona.

Samuel Umtiti masuk daftar jual Barcelona di musim panas. Bek asal Prancis itu jadi salah satu pemain yang memang mau dilepas demi mengurangi beban gaji Barcelona.

Pemain berusia 27 tahun itu pada akhirnya tak mau pergi dan tetap ngotot mau bermain untuk Barcelona. Di sisi lain, Umtiti minim kesempatan di bawah arahan pelatih Ronald Koeman dan keputusan untuk bertahan menjadi menjengkelkan untuk fans Barca.

Umtiti masuk dalam daftar pemain Barcelona saat melawan Getafe pada akhir Agustus. Dia cuma duduk manis di bench dan kemudian mendapatkan cemoohan dari suporter di tribune.

“Umtiti memenuhi kontrak dengan semua kewajiban. Orang-orang harus berempati. Sikapnya sempurna. Dia tidak pernah melewatkan sesi pelatihan. Memangnya siapa yang menandatangani kontrak? Seorang presiden yang dipilih oleh anggota,” kata Pique dalam sebuah acara di televisi yang dikutip oleh Marca.

Pique menegaskan bahwa bakal melakukan hal seperti Umtiti jika berada di klub lain. Maka dari itu, bek 34 tahun tersebut berharap semua pihak berempati kepada Umtiti.

“Mengapa kita harus bersiul kepadanya? Ada banyak orang telah berada di perusahaan ini selama 30 tahun dan tidak melakukan apa-apa. Jika saya berada di klub lain, misalnya (Manchester) United, saya akan melakukan hal yang sama seperti Umtiti. Setiap situasi berbeda. Saya hanya meminta orang untuk berempati,” Pique menegaskan.

Selain itu, saat ini Barcelona sedang dalam masa-masa sulit untuk saat ini. Bek Blaugrana, Gerard Pique, berharap klubnya itu bisa berada di posisi sip dalam waktu lima atau 10 tahun lagi.

Barcelona mengalami krisis keuangan. Pandemi virus Corona menjadi salah satu faktor utama hancurnya keuangan klub.

Klub asal Catalunya ini malah harus memangkas gaji pemain secara besar-besaran. Keputusan untuk melepas beberapa pemain juga dilakukan demi bisa menyelamatkan klub.

Lionel Messi adalah salah satu korban dari hancurnya keuangan Barcelona sehingga harus direlakan pergi ke Paris Saint-Germain. Josep Bartomeu selaku mantan presiden klub mungkin menjadi orang yang paling disalahkan dalam kasus ini.

“Saya tidak bisa mengatakan apakah dia (Bartomeu) yang terburuk,” kata Pique kepada dalam sebuah acara di televisi yang dikutip oleh Marca.

“Dari apa yang saya jalani, dia pasti masuk dalam kategori di sana. Kita semua bersalah, tetapi memang benar bahwa klub belum pergi ke tempat yang diinginkan semua orang Catalan. Sekarang saya berharap dan bersemangat lima atau sepuluh tahun ke depan akan menjadi sangat baik untuk Barcelona,” Pique melanjutkannya.

Joan Laporta kini menjabat sebagai presiden Barcelona. Pique menilai bahwa Laporta butuh waktu membangun Barcelona dan salah satu caranya dengan mempertahankan pelatih Ronald.

“Joan (Laporta) membutuhkan lebih banyak waktu untuk refleksi dan akhirnya memilih Koeman. Sekarang dia adalah pelatih yang ideal,” Pique menegaskan.

Anda mungkin juga suka...